Home » Mengenal Metode RICE, Cara Cepat Menyembuhkan Cedera dan Nyeri Sendi Akibat Berolahraga

Mengenal Metode RICE, Cara Cepat Menyembuhkan Cedera dan Nyeri Sendi Akibat Berolahraga

by Trisno Heriyanto

Olahraga memang efektif untuk membantu menjaga kesehatan dan imunitas tubuh seseorang. Bahkan, dengan berolahraga, seseorang dapat mencapai target tubuh idealnya.

Namun, olahraga juga sangat erat hubungannya dengan risiko cedera. Utamanya ketika melakukan olahraga berat seperti berlari cepat (sprint), olahraga beregu seperti basket, sepak bola, dan voli. 

Risiko cedera kerap menghantui seseorang ketika melakukan olahraga. Terutama untuk orang yang memiliki riwayat penyakit sendi serta tulang sebelumnya.

Ketika melakukan olahraga berat, cedera memang menjadi salah satu bencana yang paling ditakuti oleh seseorang. Mobilitas tubuh yang tinggi juga meningkatkan risiko cedera yang akan dialami oleh seseorang ketika berolahraga.

Namun, risiko cedera ini sebenarnya bisa dihindari dan diobati menggunakan beberapa metode. Salah satu cara paling cepat dan tepat untuk menyembuhkan cedera adalah metode RICE.

Apa Itu Metode RICE?

Metode RICE secara umum sudah dikenal di dunia medis dan kalangan olahragawan. Metode ini dianggap menjadi cara paling tepat untuk menangani masalah cedera dan sendi yang dialami oleh seseorang.

Metode RICE sendiri merupakan singkatan dari rest, ice, compressed, dan elevation. Metode ini dapat mempercepat penyembuhan cedera dan menghindari risiko cedera menjadi lebih parah.

Dalam dunia medis, metode RICE juga merupakan pertolongan pertama pada penderita cedera akibat berolahraga. Metode ini juga dapat menangani masalah cedera dengan cepat ketika seseorang mengalami cedera yang cukup parah.

Bagaimana Cara Melakukan Metode RICE?

Seperti kepanjangan dari kata RICE. Cara utama untuk mengobati cedera adalah dengan rest atau beristirahat. Jika sudah merasakan sakit di bagian tubuh ketika olahraga, jangan abaikan sinyal itu.

Kamu harus paham dan mengerti betul bahwa olahraga yang baik adalah olahraga yang dilakukan dengan porsi istirahat yang tepat. Maka, jika tubuh sudah memberikan sinyal, baiknya hentikan olahraga untuk beberapa waktu agar tidak memperparah cedera.

Jika sudah mengalami rasa sakit yang parah dan berujung cedera, hentikan berolahraga untuk 2 hingga 3 hari ke depan. Dengan beristirahat yang cukup, kamu dapat membantu mempercepat penyembuhan otot dan sendi yang cedera.

Jangan paksakan tubuh untuk selalu bergerak demi mencapai target tubuh yang ideal. Saat beristirahat, bagian tubuhmu juga akan tetap membakar kalori dan energi.

Kedua, metode RICE bisa dilakukan dengan cara memberikan es (ice) kepada bagian tubuh yang merasakan sakit selama 10 menit. Cara ini bisa dilakukan secara berkala sampai rasa sakit mereda.

Metode ice ini juga bisa dilakukan dengan cara bermandikan atau berendam dengan air dingin. Cara ini umum dikenal dengan nama Ice Bathing.

Ice bathing atau mandi dengan air dingin adalah solusi yang tepat untuk membuat otot dan sendi menjadi lebih rileks. Ice bathing juga bermanfaat untuk menyegarkan tubuh dari olahraga berat yang telah dilakukan.

Ketiga, metode RICE yang harus dilakukan adalah compressed. Yaitu mengompres bagian tubuh yang nyeri atau bahkan sudah membengkak.

Kamu bisa membalut bagian tubuh yang cedera dengan perban elastis untuk mengurangi pergerakan berlebihan pada area tersebut. Perban elastis membantu tubuh untuk mengurangi pergerakan agar aliran darah tetap lancar di daerah yang cedera.

Namun, jika daerah cedera mulai mengeluarkan warna kebiruan dan terasa kebas, artinya kamu harus mengendurkan perbanmu. Supaya suplai darah bisa tetap lancar.

Langkah terakhir dari metode RICE adalah elevation. Cara ini dapat dilakukan dengan meletakkan lokasi badan yang cedera di atas jantung. 

Artinya, kamu harus merebahkan tubuhmu dan menaruh bagian yang cedera berada di atas jantung. Kamu bisa menggunakan alat seperti bantal untuk menopang bagian tubuh yang cedera.

Jika kamu mengalami cedera kaki pada bagian ankle, kamu dapat menopang kakimu menggunakan bantal dengan jarak 15-25 cm lebih tinggi dari jantung. 

Hal ini bertujuan untuk mengurangi rasa sakit akibat pergerakan yang berlebihan dan melancarkan aliran darah di dalam tubuh.

Metode RICE memang dapat dilakukan untuk seseorang yang mengalami cedera ringan seperti keseleo dan otot tertarik. Namun, jika seseorang mengalami cedera yang parah, seperti putus ligamen, otot robek, hingga patah tulang, maka harus mendapat perawatan medis lebih lanjut. (*)

Penulis: Rena Dwi Astuti

You may also like