Penulis: Rena Dwi Astuti
Dunia permainan kini sangat populer dan digandrungi oleh orang-orang di seluruh dunia. Bahkan, permainan yang dulunya hanya dianggap sebagai hiburan saat penat dengan aktivitas sehari-hari, sekarang tumbuh menjadi industri yang menjanjikan.
Saat ini banyak pemain-pemain game hingga tim-tim internasional yang berhasil membangun jejak kariernya di dunia dan sukses di bidang esports. Kemajuan teknologi jadi salah satu faktor terbesar mengapa dunia esports saat ini bisa berkembang dengan pesat.
Selain itu, kompetisi makin marak dan hadirnya sponsor dan perusahaan teknologi serta permainan juga membuat industri esports menjadi hal yang menjanjikan. Termasuk untuk profesi gaming. Kini, banyak orang ingin menjadi gamers atau pemain esports.
Namun, sebenarnya tidak mudah bagi seseorang jika ingin menjadi pemain esports profesional seperti kebanyakan pemain yang terkenal. Dibutuhkan beberapa ‘bekal’ sebelum terjun ke lapangan dan mendapat keuntungan dari industri esports.
Nah, kalau kamu ingin menjadi pemain esports, ada baiknya kamu perhatikan dulu hal-hal di bawah ini!
1. Pilih Game dan Perangkat yang Tepat
Ada banyak hal yang membuat industri esports kini sangat digandrungi oleh masyarakat dunia. Menurut GameSpace, setidaknya ada 5 hal yang membuat industri esports tumbuh dengan pesat. Salah satunya adalah banyaknya pilihan perangkat untuk bermain.
Namun, pilihan perangkat ini sebenarnya digunakan untuk permainan yang kamu pilih. Jadi, sebelum kamu memilih untuk menggunakan perangkat apa, kamu harus memilih game apa yang akan kamu mainkan.

Misalnya, kamu akan memainkan game Dota, tentu kamu harus menggunakan perangkat komputer untuk memainkannya. Berbeda jika kamu memilih untuk memainkan Mobile Legends atau PUBG.
Mengingat ada banyak pilihan game esports saat ini, memilih game dan perangkat ini juga tidak bisa dilakukan secara sembarangan atau asal pilih. Kamu harus menyesuaikan dengan kesukaan dan keahlianmu dalam memainkan game dan menggunakan perangkatnya.
Kemudian, kamu juga harus mempertimbangkan game yang sudah tersedia banyak sumber dayanya. Seperti jumlah kompetisi, jumlah komunitas, hingga jumlah sponsor. Banyaknya sumber daya ini bisa membantumu dalam perkembangan dan menyusun strategi sebagai pemain esports.
2. Dedikasi dan Latihan Setiap Hari
Untuk menjadi pemain esports profesional dan terkenal tidak semudah mengedipkan mata atau membalikkan telapak tangan. Pemain-pemain esports yang populer di dunia internasional seperti JerAx, S1mple, atau Sebastian Debs dan lainnya tidak datang dalam waktu sehari atau dua hari.
Mereka mendedikasikan hidupnya selama bertahun-tahun untuk sebuah game. Selain itu, mereka juga sering mengikuti kompetisi sebelum akhirnya menjadi pemain profesional seperti saat ini.
Selain dedikasi, setiap pemain esports juga harus tetap latihan. Skill saja tidak cukup jika tidak dilatih. Dedikasi yang diberikan oleh pemain esports tidak sebatas mengikuti kompetisi – kalah – lalu ikut kompetisi lain. Butuh banyak waktu untuk membentuk dan merancang ulang strategi dalam bermain.
Maka, latihan adalah aktivitas yang tepat untuk menajamkan gaya bermain seorang atlet esports. Karsa, pemain Top Esports, dalam Cisco mengatakan, bahwa ia melakukan latihan setiap hari. Latihan harian yang ia lakukan bersama timnya membuatnya berhasil menjaga performa dan memupuk kerja sama tim.
Perlu dicatat juga, perbedaan utama antara esports dan olahraga lainnya mungkin adalah bahwa olahraga ini tidak memerlukan banyak kekuatan fisik seperti melompat atau berlari, tetapi membutuhkan lebih banyak fokus, kerja sama tim, dan keterampilan.
3. Ikut Turnamen dan Komunitas
Jika kamu telah menjadi ahli dalam permainan dan perangkat yang kamu pilih, kamu bisa mulai untuk mencari kompetisi permainan tersebut. Biasanya, dengan mengikuti turnamen, kamu akan mulai dikenal oleh banyak orang.

Dari sana, kamu bisa memulai untuk mengikuti komunitas permainan yang kamu mainkan. Mulailah dengan mengikuti salah satu tim yang memiliki cabang permainan yang kamu mainkan.
Dengan mengikuti tim, kamu akan lebih mudah untuk mendapatkan perhatian dari perusahaan dan sponsor jika kamu memiliki strategi permainan yang mengesankan. Peluang untuk mengikuti turnamen dengan level yang lebih tinggi juga akan terbuka lebar.
Jika kamu adalah pemain yang sangat bagus, mungkin sebuah tim akan menghubungi kamu. Namun, tidak ada salahnya untuk melakukan pendekatan pada tim-tim kecil terlebih dahulu untuk menambah nilai jual dalam portofoliomu.