FIA telah mengeluarkan kalender untuk balapan F1 musim 2026. Balapan di GP Australia mendatang akan mengawali dimulainya peraturan teknis baru. Seluruh tim akan datang dengan mobil baru, desain baru, dan tentunya percikan semangat baru.
“Tahun 2026 akan menjadi era baru bagi Formula 1 di mana kita akan menyaksikan serangkaian peraturan baru untuk olahraga kita, mobil dan mesin yang akan ditenagai oleh bahan bakar yang 100 persen berkelanjutan,” ungkap Stefano Domenicali selaku Presiden dan CEO F1.
GP Australia akan dimulai pada 6 Maret dengan balapan yang akan digelar pada 8 Maret. Seluruh rangkaian balapan akan kembali berakhir di GP Abu Dhabi yang dijadwalkan akan diselenggarakan pada 4-6 Desember 2026.
Tahun ini, bulan Ramadan jatuh tepat pada bulan Februari sampai Maret. Untuk itu, GP Bahrain dan GP Arab Saudi baru akan digelar di bulan April. Kemudian, GP Kanada akan mulai pada 22-24 Mei.
Sementara itu, GP Barcelona akan berlangsung pada 12-14 Juni. Menariknya, para pembalap akan dua kali balapan di Spanyol. Setelah GP Barcelona akan ada GP Madrid Grand Prix yang berlangsung tanggal 11-13 September.
GP Madrid juga akan menjadi GP penutup dari rangkaian balapan Eropa tanpa jeda di musim 2026. Baru setelahnya balapan akan bergeser ke Asia untuk GP Azerbaijan dan GP Singapura.
Setelahnya berlanjut ke GP Amerika yang akan menutup balapan di GP Las Vegas. Dan, jika tidak ada masalah, GP akan sampai ke Qatar dan berakhir di Abu Dhabi.

Semua yang baru di musim 2026

Musim ini cukup dinantikan oleh penggemar F1 setelah diberlakukannya regulasi dan peraturan baru. Jadi, tidak mengherankan jika GP Australia banyak ditunggu-tunggu. Berkaitan dengan regulasi, mulai tahun 2026, mobil-mobil F1 akan menggunakan aerodinamika yang baru,
Mobil-mobil akan tampil dalam formulasi baru, serangkaian aturan mengenai unit daya akan dirombak, dan era Drag Reduction System (DRS) akan berakhir digantikan oleh sistem Manual Override Mode (MOM). Dengan MOM, pembalap akan memiliki tenaga ekstra untuk menyalip mobil di depan mereka.
“Kejuaraan Dunia Formula Satu FIA tahun depan menandai babak baru yang signifikan bagi olahraga kita. Balapan baru, tim baru, dan kedatangan pabrikan baru, semuanya mengantarkan era baru inovasi dan kompetisi,” ungkap Mohammed Ben Sulayem selaku Presiden FIA, melansir blog F1.
Mobil F1 akan menggunakan bahan bakar baru
Selain regulasi baru, sirkuit F1 akan ditenagai oleh 100 persen bahan bakar berkelanjutan yang dicap sebagai era baru dalam dunia balap. Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari rencana F1 untuk mencapai Net Zero Carbon di tahun 2030.
“F1 selalu mendorong teknologi dengan sangat baik, dan mempelopori teknologi sejati yang dapat digunakan di kendaraan penumpang dan mobil jalan raya, dan sebagainya. Kami memiliki mesin pembakaran internal yang sangat efisien,” ungkap Ross Brawn selaku Direktur Pelaksana F1, mengutip blog F1.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, “Konsep ini adalah bahwa ketika Anda menyelenggarakan kompetisi, jika Anda menetapkannya dengan tujuan yang tepat. Jika tujuannya adalah bahan bakar berkelanjutan terbaik, maka para produsen akan menginvestasikan jutaan dolar untuk pengembangan guna mencoba mencapai tujuan tersebut, dan kemudian kita akan mendapatkan semua manfaatnya bagi masyarakat luas,” pungkasnya.
Sirkuit F1 kedatangan merek ikonik

Menariknya lagi, F1 musim ini akan kedatangan merek-merek ikonik seperti Audi, Cadillac, dan Ford. Regulasi unit daya baru, yang awalnya disetujui oleh Dewan Olahraga Motor Dunia pada Agustus 2022, menekankan pengurangan biaya, penyederhanaan, dan keberlanjutan finansial agar memungkinkan dan menarik bagi pendatang baru untuk bergabung dengan olahraga ini di tingkat kompetitif.
Hasilnya adalah kejuaraan 2026 yang menampilkan lima produsen unit daya. Bersama pemasok reguler Mercedes dan Ferrari, Audi masuk untuk pertama kalinya. Kemudian, Honda sepenuhnya kembali ke olahraga ini bersama Aston Martin setelah keluar pada tahun 2021. Dan, Ford bergabung dalam grid untuk mendukung perusahaan baru Red Bull Powertrains yang akan membangun unit daya untuk Red Bull Racing dan Racing Bulls.